Cô Em Thợ điện Nước Căng Tròn Mọng Nước

Aku mencopot baju dan celanaku serta celana dalamku sambil mengelus penisku “sabar ya sayang, nanti kukenalkan pasanganmu” kataku bergumam senang. “Sebentar sayang, mas mau buang air kecil dulu ya” kataku sambil berlalu ke kamar mandi. Bokep live Haa haa haa… “Kostmu daerah mana adik manis?” tanyaku menahan perih di pinggang akibat cubitannya. Kulihat Ika membuka mulutnya, seolah mau menampung muncratan orgasme ku. “Aku Ika mas. Massssss…akkkuuu… nyammmppeee… erangnya sambil memeluk erat tubuh serta menjepit keras pinggulku. “Habis kamu nyubit terus dan gak di lepas-lepas sih… nanti gimana jalan motornya?” candaku. Kutangkap tangan lembut itu, kugenggam mesra sambil bertanya “Trus kita mau ke mana cah ayu?” Ditundukkannya wajahnya “Terserah mas aja lah. “Dasar cowok gak tahu di untung, minggat sana sama gendaknya” maki dirinya kepada cowok di telepon tadi. Ternyata Ikapun sudah menikmati keluar masuknya penisku di vaginanya. Alamak! Kugeser letak dudukku, kulirik dia, hmm lumayan juga nih cewek. Dinginnya malam tak cukup untuk mendinginkan hati ini, terlebih dalam calanaku yang menginginkan jatah. Kupeluk tubuh bugil Ika, kuciumi wajah, pipi, dan kamipun beciuman mesra, kamipun tertidur pulas hingga pagi tanpa sehelai benang nempel di kedua tubuh bugil kami.Pagi pun merangkak ke siang, aku terjaga dan kulihat di sebelahku Ika sudah tidak ada.

Cô Em Thợ điện Nước Căng Tròn Mọng Nước

Related videos